12/17/2017

Suami Ini Tega Mutilasi Istrinya Sendiri Karena Kesal Terhadap Sang Istri

Tags
Advertisement
Suami Ini Mutilasi Istrinya Sendiri Sambil Menangis Terbayang Sang Buah Hati

 Macaan.xyz - Seperti yang dilansir Macaan dari today.line,me dan Palingseru.com Kejadian ini terjadi di karawang,Jawa Barat pada Senin (4/12) pekan lalu.Seperti yang di beritakan beberapa media sebelumnya,M Kholil (23) membunuh dan memutilasi istrinya sendiri yang bernama Siti Saidah (21).

 Kejadian ini bermula ketika Kholil bertengkar dengan sang istri hingga berlanjut pada aksi kekerasan.Kholil mengatakan kepada Wakapolres bahwa saat itu lehernya di cekik dan ia berontak membalas dua kali memukuli leher siti hingga terjatuh.

  Kaget,Kholil langsung memeriksa nafas dan detak jantung istrinya tersebut,tapi semuanya sudah tidak menandakan adanya kehidupan.

 "Saya kalap pak,saya lalu menutup mulutnya memakai lakban" tukasnya

 Pada keesokan harinya,Selasa (5/12/2017) pelaku yang merupakan suami korban memutuskan untuk memutilasi tubuh sang istri menjadi tiga bagian.Bagian tersebut adalah kepala,badan dan kaki menggunakan golok.

 Pelaku membuang jasad istinya di dua tempat berbeda yakni daerah Tegalwaru (kepala dan kaki  korban),Ciranggon (badan korban) Kecamatan Majalaya,Kabupaten Karawang.

 Takut ketahuan,Rabu (6/12/2017) akhirnya sang pelaku mendatangi dua tempat tersebut dan membakar seluruh tubuh Siti yang diketahui merupakan Sales Promotion Girls (SPG).

 "Motif pembunuhan sadis tersebut karena sang istri sering kali menuntut hal-hal yang tidak disanggupi oleh suaminya.Saat cekcok,istrinya juga sering menyudutkan orang tua suaminya,sehingga kesal dan melakukan pembunuhan" lengkapnya.

 Ketika di tanya seputar pikiran dan perasaan saat memutilasi tubuh sang istri,hanya satu bayangan yang terbesit di benak Muhammad Kholis yakni buah hati mereka yang masih berusia dua tahun.

 "Saya hanya teringat anak,saya menangis,kebayang anak"ujarnya.

 Pihak kepolisian menyita sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku untuk menjalankan kejahatannya tersebut.

 Atas perbuatannya,pelaku diancam Pasal 340 dan 338 KUHP dengan hukuman mati,hukuman penjara seumur hidup atau penjara sementara selama 20 tahun.


EmoticonEmoticon